Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Perlu Diketahui Inilah Perbedaan Reseller dan Dropshipper

Inilah Perbedaan Reseller dan Dropshipper Yang perlu Diketahui Sebelum Memulai Bisnis


bisnis

Di era millenial seperti sekarang banyak sekali orang-orang yang ingin memulai suatu bisnis salah satunya para pelajar dan mahasiswa. Apa lagi di era pandemi seperti saat ini banyak yang ingin mendapatkan penghasilan misal ada yang di phk dari pekerjaannya dan pelajar yang tidak diberi uang saku karena cuma sekolah daring dari rumah.

Jadi banyak orang yang ingin berbisnis namun memiliki modal yang minim atau tanpa modal sekaligus tanpa mengeluarkan uang sedikitpun. Seperti bisnis menjadi reseller dan dropship yang akan di bahas kali ini. Karena secara umum keuntungan dari kedua bisnis tersebut yaitu kita tidak perlu menyediakan modal dan juga tidak perlu menyediakan gudang sebagai wadah stok penjualan, karena semua itu sudah menjadi tanggungan pihak pemilik produknya.Apabila menjadi seorang reseller atau dropshipper kita hanya perlu menjual barangnya kepada pada konsumen. 

Namun banyak sekali orang yang ingin memulai bisnis tersebut tapi bingung apa sih perbedaan dari reseller dan dropshipper? lalu apa keuntungan dan kerugian dari kedua bisnis tersebut? Untuk mengetahui jawabannya simak penjelasan lengkap tentang perbedaan reseller dan dropshipper di bawah ini :

Perbedaan Reseller dan Dropship

toko online

1. Definisi Reseller dan Dropship

Reseller adalah orang yang memperoleh suatu produk dari pihak supplier kepada para konsumen untuk kembali dijual. Jadi seorang reseller itu harus bekerja sama dengan supplier sehingga apabila ada pesanan maka mereka bisa memberikan potongan harga karena sudah bekerja sama.

Dari situlah reseller bisa menjual kembali barangnya dengan selisih harga dapat ditentukan sendiri yang bisa menguntungkan untuk para reseller. Namun berbeda dengan dropshipper karena kita tidak harus menyetok barang terlebih dahulu.

Sedangkan dropshipper adalah orang yang melakukan bisnis dimana orang tersebut bekerjasama dengan pihak ketiga untuk menjualkan suatu produk kepada konsumen atau pembeli. Namun apabila menjadi seorang dropship kita tidak berhak untuk menentukan harga barangnya sendiri. Keuntungan dari seorang dropshipper ditentukan dari pemilik toko sesuai dengan produk yang dijualnya.

Sedangkan resiko dari reseller memiliki tingkat kerugian yang lebih tinggi dari pada menjadi dropship bahkan bisa jadi tidak akan memperoleh kerugian karena mereka tidak membeli dan menyetok barang. Namun keuntungan dari kedua bisnis tersebut lebih untung menjadi seorang reseller dari pada dropshipper karena seorang reseller dapat menentukan harga barang yang akan dijualnya.

2. Kelebihan dan Kelemahan Bisnis Reseller dan Dropshipper

Diskusi

  • Kelebihan dan kelemahan Reseller

    • Kelebihan 
    1.  Kelebihan menjadi seorang reseller yaitu bisa bebas menentukan harga sendiri.
    2. Bisa mengetahui stok produk yang tersedia.
    3. Mudah untuk menawarkan barang secara langsung kepada teman karena tidak hanya bisa menjual lewat toko online saja.
    4. Mempunyai banyak informasi tentang kualitas barang yang dijual
    5. Bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar karena dapat menentukan harga jual sendiri.
    6. Mendjadi seorang reseller juga bisa menjadi bagan pembelajaran dalam mengelola sebuah keuangan yang baik dalam dunia bisnis jual beli.
    7. Memiliki kendali penuh dengan barang yang dijual.\
    • Kelemahan
    1. Beresiko rugi jika peoduk tidak laku terjual
    2. Harus memiliki modal untuk memiliki stok barang
    3. Masih harus mengemas dan melakukan pengiriman barang sendiri.
    4. Reseller juga masih harus mempromosikan barangnya sendiri agar mendapat pembeli.

  • Kelebihan dan kelemahan Dropshipper

    • Kelebihan
    1. Tidak perlu memerlukan modal hanya perlu menggunakan komputer atau hp saja.
    2. Tidak akan rugi apabila produk tidak terjual.
    3. Tidak perlu memikirkan stok produk karena sudah menjadi urusan pemilik produk.
    4. Tidak perlu repot mengurusi pengemasan dan pengiriman produk.
    5. Pekerjaan lebih sederhana hanya mencari pembeli.
    6. Bisa bekerja sama dengan banyak supplier
    • Kelemahan
    1. Dropshipper tidak bisa mengetahui kualitas produk yang sebenarnya karena tidak menyetok barang.
    2. Tidak mempunyai kendali stok barang secara penuh.
    3. Margin keuntungan dropshipper mungkin kelebihan kecil dari pada reseller
    4. Tidak mengetahui apakah stok masih atau tidak.
    5. Dropshipper juga harus menerima komentar dari pembeli karena produk tidak sesuai

3. Pilih Reseller atau Dropshipper?

Persetujuan Bisnis

Oke sekarang kalian sudah tau apa perbedaan antara reseller dan dropshipper. Nah apakah kalian sudah bisa menyimpulkan akan pilih reseller atau dropshipper. Memang kedua bisnis tersebut sama-sama menguntungkan. Kedua bisnis tersebut juga sama-sama memiliki kelebihan,kekurangan, dan resiko masing-masing. Pilihlah yang terbaik menurut kalian yang sesuai dengan modal dan kebutuhan kalian.

Pilihlah yang terbaik dan cocok menurut kalian reseller atau dropshipper. Namun jika kalian tidak ingin repot dalam berbisnis maka pilihlah bisnis dropshipper, tetapi apabila kalian mempunyai waktu yang banyak pilihlah reseller karena bisa untuk belajar dan memiliki perkembangan yang cepat maka pilihlah bisnis reseller tersebut.

Namun pada akhirnya keputusan berada di kalian. Kalian harus mempertimbangkan benar-benar untuk memulai bisnis tersebut. Lakukan bisnis tersebut dengan benar dan sungguh sungguh agar bisa memperoleh hasil yang maksimal.




Kuncoro
Kuncoro Halo saya Dery Yudha Kuncoro terima kasih

Posting Komentar untuk "Perlu Diketahui Inilah Perbedaan Reseller dan Dropshipper "