Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Review Film The Sandlot Genre Komedi Yang Lucu

Review Film The Sandlot Genre Komedi Yang Lucu, review film the sandlot, film keluarga, film anak, film lucu, film komedi, film the sandlot, the sandlot

Review Film The Sandlot

Review film The Sandlot. Film The Sandlot adalah film komedi yang bertema olahraga yang ada di Amerika yaitu olahraga baseball. Film The Sandlot ini di rilis oleh 20th Century Fox pada tahun 7 April 1993 di Amerika. Di mana film itu memperoleh pendapatan kotor $ 32 juta di Amerika Serikat

Film The Sandlot disutradarai, ditulis, dan dinarasikan oleh David Mickey Evans. Film ini menceritakan tentang kisah sekelompok pemain bisbol muda selama musim panas dengan setting waktu pada tahun 1962. 

The Sandlot film ini dibintangi oleh Tom Guiry, Mike Vitar, Karen Allen, Denis Leary, dan James Earl Jones. Di mana lokasi pembuatan film berada di Midvale, Salt Lake City, dan Ogden, Utah. Durasi dari film ini yaitu sekitar 1 jam 41 menit.

Film The Sandlot ini memiliki genre drama, komedi, olahraga, kids, family, dan usa. Film ini sangat cocok sebagai hiburan baik di tonton sendiri atau pun bersama keluarga karena film The Sandlot ini sangat menghibur dengan cerita yang ringan dan menarik.

Skenario Film yang ditulis oleh David Mickey Evans dan Robert Gunter ini menyajikan sejumlah tema tematik universal dalam film keluarga yang dirancang dan dibuat sangat bagus yang membuat para penonton dapat menikmati jalan cerita yang menarik dan menghibur di film The Sandlot ini.

Selain sangat cocok di tonton bersama keluarga, film The Sandlot ini juga sangat cocok ditonton para pecinta olahraga khususnya olahraga bisbol.

Walau pun film ini sudah sangat lama dan klasik. Film The Sandlot ini bisa menjadi nostalgia film klasik tahun 90-an yang bisa sebagai hiburan, apalagi film The Sandlot ini banyak sekali adegan-adegan kocak yang bisa mengocok perut para penontonnya.

Menurut saya film The Sandlot ini sangat bagus dan menghibur, karena banyak terdapat adegan-adegan yang lucu, sehingga para penonton tidak bosan untuk menonton film The Sandlot ini.

Dalam film The Sandlot ini para penonton akan disuguhi petualangan yang menarik para anak-anak pecinta bisbol, tentang tumbuh dan menghadapi ketakutan serta memberikan pesan betapa menyenangkan dunia masa kecil yang pasti akan menjadi pengalaman terindah yang akan selalu di kenang dan ingin kembali ke masa lalu lagi tanpa beban pikiran, yang hari-hari hanya bermain dan terus bermain dengan petualangan yang menyenangkan.

Para penonton juga pasti akan ikut merasakan kenangan masa lalu betapa menyenangkanya masa kecil itu saat bermain bersama teman-teman tanpa beban apa pun yang membuat para penonton ingin kembali ke kehidupan masa kecilnya.

Selain film yang sangat menghibur, film The Sandlot juga banyak terdapat pelajaran yang dapat di ambil dari kisah film ini. Seperti tentang kekeluargaan, hubungan dengan sesama teman, dan menyesuaikan diri dengan lingkungan yang ada di sekitar.

Sehingga film ini sangat cocok di tonton bagi kalian yang sedang mencari rekomendasi film komedi barat yang tidak membosankan dan bisa menghibur kalian dengan jalan cerita dan peran tokohnya yang sangat bagus dan cocok.

Genre The Sandlot: Comedy, Drama, Family, Sport

Rating: 80/100 menurut saya

Baca Juga: Rekomendasi film action terbaik tahun 2020

Sinopsis Film The Sandlot

pemeran film the sandlot, film the sandlot, the sandlot, Patrick Renna, Hamilton 'Ham' Porter, pemeran kocak, pemeran lucu, film lucu, film komedi, film anak, film keluarga

Film The Sandlot ini bercerita tentang kehidupan Scottu Smalls (Thomas Guiry) pada saat waktu kecilnya yang diceritakan melalui perspektif Scotty Smalls ketika sudah dewasa, yang mengenang musim panas pertamanya di Los Angeles. Film The Sandlot bercerita dengan setting waktu pada tahun 1962, Smalls pindah bersama ibu(Karen Allen) dan ayah tirinya (Denis Leary) yang bernama Bill, ke lingkungan baru, dan berjuang untuk mendapatkan teman baru. 

Suatu sore, Smalls memutuskan untuk mengikuti sekelompok bocah tetangga, dan melihat mereka memainkan permainan bisbol yang dilakukan disebuah lapangan kecil, yang mereka sebut the sandlot. Smalls enggan untuk bergabung dengan permainan mereka, karena dia khawatir dia akan diejek karena tidak berpengalaman dalam bermain baseball. Meski begitu, ia memilih untuk bermain dengan mereka, namun pada saat Smalls menangkap bola yang datang dengan pelan ia gagal menangkap bola dan ia juga tidak bisa melempar bola kembali ke infielder-nya dengan benar. 

Kemudian semua pemain yang ada di situ, kecuali Benny Rodriguez, mulai mengejek dan menertawakan Smalls karena melakukan kesalahan defensif, mengusirnya untuk meninggalkan the sandlot karena malu. Namun kemudian Benny, yang merupakan pemain terbaik di lingkungannya, melindungi Smalls dari hinaan rekan-rekannya, dan mengundangnya untuk bergabung kembali dengan permainan mereka. Dia mulai memberi saran kepada Smalls dan membantunya mendapatkan rasa hormat dari pemain lain. Pada waktunya, Smalls diterima dan menjadi bagian pemain ke-9 dari tim.

Saat Smalls terus bermain dengan tim, dia mulai mempelajari banyak kebiasaan di the sandlot, sambil mengalami banyak kesialan petualangan asik dengan teman-teman barunya, yaitu seperti, dilarang seumur hidup masuk kolam renang lokal setelah Squints mencium penjaga kolam, Wendy Peffercorn, sambil berpura-pura menjadi korban tenggelam, menantang dan memenangkan pertandingan melawan musuh bebuyutan mereka, tim the Tigers di lapangan mereka, setelah the Tigers datang dengan sepeda mereka dan menghina mereka di lapangan the sandlot.

Disitu dia juga mengetahui sebuah alasan mengapa para pemain menghindari memukul home run di atas pagar the sandlot, karena tempat di dalam pagar itu dijaga oleh seekor anjing buas, yang disebut the beast. Namun suatu hari, Benny memukul bola dengan sangat keras sehingga bola bisbol tersebut pecah hingga isi bolanya keluar. 

Namun kelompok bermain Smalls tidak mampu membeli bola bisbol lagi karena tidak ada uang, dan terpaksa untuk menyudahi permainan pada sore itu. Namun, sangat mengejutkan dimana Smalls berlari ke ruang piala Bill, dan mencuri sebuah bola bisbol bertanda tangan, dengan harapan bisa kembali melanjutkan permainan bersama teman-temannya. 

Teman-temannya pun terkesan dengan apa yang di lakukan Smalls, dan membuat dia untuk melakukan pukulan pertama dengan bola. Dia pun melanjutkan memukul bola, namun tanpa di duga ia memukul bola tersebut dengan sangat keras dan bola tersebut keluar dari the sandlot dan masuk ke pagar yang terdapat penjaga anjing raksasa yang sangat mengerikan, ia pun langsung diselimuti oleh rasa takut begitu dia menyadari bahwa dia telah kehilangan bola milik ayah tirinya. Kemudian situasi semakin memburuk ketika Smalls menyadari bahwa bola tersebut ditandatangani oleh Babe Ruth yang merupakan seorang legenda bisbol terhebat dan hampir tak tergantikan.

Smalls dan teman-temannya kemudian mulai merancang rencana rumit untuk merebut kembali bola dari binatang buas itu. Setelah lima kali upaya penyelamatan gagal, Smalls bersiap untuk menerima takdirnya. Namun pada suatu malam Benny bermimpi suatu rahasia untuk mendapatkan bolanya kembali, di mana dia bermimpi dikunjungi oleh Babe Ruth, yang mendorongnya untuk berlari ke the sandlot, dan menggunakan kecepatannya untuk mengambil bola dan melarikan diri dari hewan buas tersebut. 

Kemudian dalam mimpinya Ruth meninggalkan dia dengan kata-kata yang memotivasi,yaitu Pahlawan dikenang, tapi legenda tidak pernah mati. Kemudian keesokan harinya Benny mengumpulkan teman-temannya di the sandlot dan bersiap untuk mengambil bola bisbol milik ayah tiri Smalls. Namun Smalls mencoba meyakinkan Benny untuk tidak melakukannya karena sangat berbahaya, tapi keputusan tersebut sudah dibuat. 

Kemudian dengan menggunakan sepatu PF Flyers miliknya, lalu melompat pagar dan dia mencuri bola dari the Beast, dan berhasil menghindari anjing tersebut saat anjing itu mengejarnya melewati kota. Namun kemudian Beast terluka setelah menabrak pagar dan merobohinya. Smalls dan Benny sama-sama merasa bertanggung jawab atas apa yang terjadi, dan membantu Beast (yang nama aslinya diturunkan menjadi "Hercules") keluar dari puing-puing yang menimpanya. 

Hercules pun berterima kasih kepada Smalls yang membantunya menjilat wajahnya dan mengizinkan mengambil bola tersebut. Benny dan Smalls kemudian memutuskan untuk memberi tahu pemilik anjing, Mr. Mertle (James Earl Jones), tentang apa yang telah terjadi. Mertle mengungkapkan jika mereka mendatanginya karena bola bisbol yang memiliki tanda tangan dari Babe Ruth dan kemudian ia mengambilnya untuk mereka. 

Teman-teman yang lain mulai memukul Squints dengan topi mereka karena sebenarnya mereka hanya mengarang cerita tentang Hercules sebagai binatang raksasa yang buas. Kemudian mereka akhirnya mengetahui bahwa Mertle adalah pemain bisbol profesional pada saat New York Yankees 1927, dan bermain dengan Babe Ruth. Mertle, yang karirnya dipersingkat setelah dia dibutakan oleh lemparan bola asal yang mengenai matanya, lalu Mertle setuju untuk memberi Smalls sebuah bola yang ditandatangani oleh pemain Murderers ' Row pemukul Yankee terbaik di akhir tahun 1920-an. Sebagai gantinya, mereka berjanji mengunjungi Mertle seminggu sekali untuk membicarakan bisbol. Smalls memberikan bola yang diberikan Mertle kepada ayah tirinya.Meski ayah tirinya masih marah padanya, mereka akhirnya bisa mengatasi masalah itu.

Kemudian cerita film berlanjut, dimana Smalls dewasa menjelaskan apa yang terjadi di kemudian hari dengan semua temannya, dan karir di masa depan yang mereka kejar (Squint menikahi Wendy dan menjalankan toko di kampung halaman mereka, Bertram menghilang setelah dia jatuh cinta dengan tahun 60-an, Hercules bergabung dalam permainan mereka dan hidup bersama. dengan umur sampai 100 tahun). Film ini kemudian time skip dua puluh tahun ke depan, di mana Smalls adalah menjadi seorang komentator radio untuk Los Angeles Dodgers, dan Benny The Jet Rodriguez adalah salah satu pemain bintang tim. Sementara dia di akhir karirnya, Benny berhasil mencuri kemenangan dan memperoleh kejuaraan liga.

Baca Juga: Rekomendasi film sci-fi terbaik wajib ditonton

Film the sandlot, the sandlot, review film the sandlot, film keluarga, film anak, film komedi, film lucu

Iya, itulah review saya tentang film The Sandlot. Film ini sangat cocok bagi kalian yang sedang mencari rekomendasi film bergenre film lucu, film keluarga, film anak, atau film komedi untuk hiburan dan mengisi waktu luang untuk menghilangkan rasa bosan.

Apa lagi kalian yang sedang mencari film klasik atau mencari film yang dapat di tonton bersama keluarga dengan jalan cerita yang lucu dan menarik tanpa garing.

Untuk kalian yang ingin nonton film The Sandlot, kalian bisa menonton film ini di situs-situs nonton atau download film yang apa di google seperti situs terbit21, pusatfilm21, layarkaca21, lk21, dan masih banyak lagia kalian tinggal cari di google.

Baca Juga:
Kuncoro
Kuncoro Halo saya Dery Yudha Kuncoro terima kasih